20 September 2024

Blinkiss ID

Berita dan Video Kilat Terkini

OJK Imbau Masyarakat Hati-hati Selfie Pakai KTP

2 min read

Blinkiss.id, Jakarta

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta warga hati-hati selfie menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Peringatan mereka keluarkan sejalan dengan adanya viral beli minyak goreng murah harus selfie gunakan KTP.

Hal ini dibenarkan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi melalui siaran persnya Minggu (21/7/2024) seraya mengatakan data pribadi konsumen acapkali disalahgunakan.

KTP menjadi salah satu data yang disasar oleh oknum tak bertanggung jawab tersebut.
“Menanggapi peristiwa yang terjadi di Situbondo, di mana sejumlah warga Desa Arjasa membeli minyak goreng murah dari seseorang dengan syarat difoto harus menggunakan e-KTP, OJK kembali mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati,” pesan Friderica.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk ekstra hati-hati dalam memberikan data diri pribadi, terutama seperti nomor induk kependudukan (NIK), KTP, foto wajah, apalagi kalau misalnya sudah diminta untuk merekam, memberikan foto wajah, dan sebagainya,” jelasnya.

Lanjutnya, permintaan data pribadi tengah marak belakangan. Ini bisa melalui berbagai macam modus, seperti pemberian hadiah, menang undian, komisi, pembelian produk dengan harga khusus, hingga tawaran kerja.

Selain itu, kita harus mewanti-wanti masyarakat agar waspada saat menerima penawaran sebagai bentuk online. Ia menekankan jangan sampai gegabah mengklik link tak jelas, apalagi mengunduh file yang dikirim dari orang tak dikenal.

“OJK menemukan data pribadi konsumen produk keuangan sering digunakan untuk pertukaran data dalam pemasaran juga tujuan komersial. Dari temuan tersebut, beberapa kasus telah disampaikan kepada kepolisian karena adanya unsur pidana di dalamnya,” pungkasnya.

“OJK juga mengimbau kepada pelaku usaha jasa keuangan (PUJK) untuk meningkatkan proses know your customer (KYC) sehingga dapat turut serta memitigasi risiko penyalahgunaan data pribadi masyarakat atau konsumen oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Lanjutnya mengatakan OJK bakal terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi masalah penyalahgunaan data pribadi tersebut. Ia menegaskan akan memastikan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Media sosial sempat ramai mengenai penjualan minyak goreng murah seharga Rp5.000 per liter. Peristiwa itu terjadi pada pekan ini di Desa Arjasa, Situbondo, Jawa Timur yang disebut menelan korban ratusan orang. (JB Rumapea)

Facebook Comments Box
Translate ยป