Kejari Medan Terima Pelimpahan Tahap II Kasus Penistaan Agama Ratu Entok

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Medan&comma; BLINKISS&period;ID – Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Medan menerima pelimpahan tersangka Ratu Talisha alias Ratu Entok beserta barang bukti terkait kasus dugaan penistaan agama dari penyidik Polda Sumatera Utara &lpar;Sumut&rpar;&comma; pada Jumat &lpar;6&sol;12&sol;2024&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kasubsi Penuntutan Eksekusi dan Eksaminasi Kejari Medan&comma; Tommy Eko Prasetyo&comma; menjelaskan bahwa setelah dilakukan pelimpahan tahap II&comma; Ratu Entok langsung dibawa ke Rumah Tahanan &lpar;Rutan&rpar; Kelas IIA Perempuan Tanjung Gusta Medan untuk ditahan sementara jaksa penuntut umum &lpar;JPU&rpar; mempersiapkan surat dakwaan untuk persidangan di Pengadilan Negeri &lpar;PN&rpar; Medan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Ya&comma; kami telah menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti terkait perkara penistaan agama dengan tersangka Ratu Talisha alias Ratu Entok&comma;” ujar Tommy saat dikonfirmasi wartawan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ratu Entok diduga melakukan penistaan agama melalui siaran langsung di akun TikTok pribadinya yang bernama &commat;ratuentokglowskincare pada Oktober 2024&period; Dalam siaran tersebut&comma; ia diduga telah menyebarkan ujaran kebencian dan permusuhan yang berpotensi menodai agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Perbuatan yang dilakukan oleh tersangka melalui akun TikTok tersebut menyebabkan rasa kebencian&comma; permusuhan&comma; serta penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama&comma;” ungkap Tommy&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ratu Entok kini disangkakan melanggar Pasal 45A ayat &lpar;2&rpar; Jo&period; Pasal 28 ayat &lpar;2&rpar; Undang-Undang No&period; 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No&period; 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik &lpar;ITE&rpar; atau Pasal 156A KUHP&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat dampaknya yang luas terkait penistaan agama di platform media sosial&period; Kejaksaan Medan siap melanjutkan proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku&period; &lpar;Agung&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;kejari-medan-terima-pelimpahan-tahap-ii-kasus-penistaan-agama-ratu-entok&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version