Satu Lagi Tersangka Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal Tunda di Pelindo I Belawan Ditahan Kejati Sumut

  • Bagikan

&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">MEDAN&comma; BLINKISS – Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan dan menahan satu orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dua unit kapal tunda berkapasitas 2 x 1&period;800 HP untuk Cabang Dumai antara PT Pelabuhan Indonesia I &lpar;Persero&rpar; dengan PT Dok dan Perkapalan Surabaya &lpar;Persero&rpar; tahun 2019 hingga 2021&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp135&comma;8 miliar itu bersumber dari anggaran internal Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan &lpar;RKAP&rpar; PT Pelindo I &lpar;Persero&rpar; pada mata anggaran investasi fisik tahun 2018&comma; 2019&comma; dan 2020&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Plh Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumut&comma; M&period; Husairi&comma; SH&period;&comma; MH&comma; menyebutkan bahwa tersangka berinisial RS&comma; seorang karyawan swasta yang juga mantan Kepala Cabang Pratama Komersil Belawan PT Biro Klasifikasi Indonesia &lpar;BKI-Persero&rpar; periode 2016–2020&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&OpenCurlyDoubleQuote;Dari hasil penyidikan diperoleh fakta bahwa tersangka RS&comma; dalam kapasitasnya sebagai Kepala Cabang Pratama Komersil Belawan PT BKI&comma; berperan sebagai konsultan pengawas dalam kegiatan pengadaan dua unit kapal tunda tersebut&comma;” ujar Husairi&comma; Senin &lpar;13&sol;10&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Ia menjelaskan&comma; penahanan dilakukan berdasarkan alasan objektif dan subjektif&comma; yakni untuk mencegah tersangka menghilangkan barang bukti&comma; mengulangi perbuatan&comma; atau melarikan diri yang dapat menghambat proses penyidikan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Penyidik Pidsus Kejati Sumut resmi menahan tersangka RS di Rutan Tanjung Gusta Medan untuk 20 hari pertama berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor PRINT-20&sol;L&period;2&sol;Fd&period;2&sol;10&sol;2025 tanggal 13 Oktober 2025&period; Sebelumnya&comma; penetapan tersangka dilakukan melalui Surat Penetapan Tersangka Nomor TAP-18&sol;L&period;2&sol;Fd&period;2&sol;10&sol;2025 pada tanggal yang sama&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">Dengan penahanan ini&comma; jumlah tersangka dalam perkara tersebut kini menjadi tiga orang&period; Dua tersangka lainnya&comma; yaitu HAP &lpar;mantan Direktur Teknik PT Pelindo I Belawan periode 2018–2021&rpar; dan BS &lpar;mantan Direktur Utama PT Dok dan Perkapalan Surabaya periode 2017–2021&rpar;&comma; telah lebih dulu ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan&period;<&sol;p>&NewLine;&NewLine;&NewLine;&NewLine;<p class&equals;"wp-block-paragraph">&lpar;Agung&rpar;<&sol;p>&NewLine;<div id&equals;"wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2" style&equals;"width&colon;100&percnt;&semi;text-align&colon;left&semi;"> &NewLine;&Tab;&Tab;<span style&equals;"padding&colon; 10px&semi;font-size&colon;20px&semi;font-family&colon;Arial&comma;Helvetica Neue&comma;Helvetica&comma;sans-serif&semi;color&colon;&num;000000&semi;">Facebook Comments Box<&sol;span> &NewLine;&Tab;&Tab;<div class&equals;"fb-comments" data-href&equals;"https&colon;&sol;&sol;blinkiss&period;id&sol;satu-lagi-tersangka-dugaan-korupsi-pengadaan-kapal-tunda-di-pelindo-i-belawan-ditahan-kejati-sumut&sol;" data-order-by&equals;"social" data-numposts&equals;"70" data-width&equals;"100&percnt;" style&equals;"display&colon;block&semi;"><&sol;div><&sol;div><style>&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 span&comma;&num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;width&colon;100&percnt; &excl;important&semi;&rcub; &num;wpdevar&lowbar;comment&lowbar;2 iframe&lbrace;max-height&colon; 100&percnt; &excl;important&semi;&rcub;<&sol;style>

  • Bagikan
Exit mobile version